[Review] Edifier H185 Earbud

Akhirnya setelah beberapa waktu ak gk bisa menikmati musik mp3 melalui handphone karena headset SAMSUNG Keong ane pecah :(, karena pouch yang empuk gk bisa nahan benturan yang terjadi di dalam tas. Kemudian, setelah main-main liat2 ke beberapa forum audio, tanya sana-sini, liat ini itu akhirnya ak memutuskan beli Earbud Edifier H185. Kebetulan ak memang lebih nyaman pake Earbud, daripada IEM (In Ear Monitor) karena Earbud biasanya ada spoon empuk yang bikin lubang kuping gk sakit, dan dapat meredam nada-nada tinggi sehingga tidak terlalu menusuk di telinga.

Edifier H185 in Box

Deskripsi singkat :

Edifier Hi-Fi Enhanced Bass Headphone

H185 Ultra-thin diaphragms for crystal clear sound Reflex bass for powerful output

High performance full range Neodymium Magnet drivers

Specifications

Frequency Response: 20Hz-20KHz

Impedance : 32 Ohm

Rated input power: 1mW

Sound Pressure Level (SPL): 112dB

Connector: 3.5mm stereo

Cable Length: 1.3m

Net/Gross Weight : 0.01kg/0.05kg

Ok, gk usah kelamaan yukk kita unboxing dulu, apa aja sih isi dalam paket penjualan Edifier H185? Yupp, yang pertama jelas unit Earbud Edifier H185 kebetulan ak pilih warna biru, kemudian yang kedua ada kertas panduan dalam beberapa bahasa, dan yang ketiga dapet Spon ato busa cadangan 1 pasang, jadi punya 2 pasang deh. Ok, bonus itu tadi baiknya kita masukkan lagi n simpan dengan rapat mungkin lain waktu kita butuhkan lagi.

Unboxing Edifier H185

DESIGN

Secara tampilan, Edifier H185 cukup atraktif dan berani dengan kombinasi warna hitam dan variasi warnanya ada Hitam-Biru, Hitam-Orange, Putih-Tosca. 3 varian warna yang cukup membuat earbud ini lain dari pada yang lain. Bentuknya juga sudah modern, terlihat futuristik dan tidak sperti earbud pada umumnya yang cenderung mulus nyambung dan melengkung. Ketika ak pasang ke telingan ternyata juga nyaman, pas di kuping, tidak berat jadi gk bikin capek. Busa yang halus membuat ak lebih nyaman meski ak pakai dalam waktu yang lama. Lekukan yang terkesan siku tidak mengurangi ergonomis dengan bentuk telinga kita.

FITUR

Secara fiturnya terkesan bahwa Edifier H185 dibekali jack 35mm gold plate standart harga 100an ribu. Beda dengan earbud kelas ekonomis puluhan ribu yang gold plate-nya kadang gk full atau cuma sbagian saja sehingga output suaranya pun berbeda. Dari sisi kabel cukup panjang skitar 1,3 meter, mungkin earbud lain kebanyakan panjangnya sgini kali yaa, tapi buat ak sih terlalu panjang, sehingga kalo gk terbiasa dengan kabel yang kepanjangan solusinya dengan alat cable winder, kebetulan dulu pas beli Sennheiser dapet cable winder 😛 hahaha.. Selain itu,  ada seperti clip pemersatu earbud sisi kanan kiri yang dapat kita sesuaikan biar tidak berantakan dan rapi. Supaya aman kalo gk dipake masukkan kaleng kecil bekas makanan, kalo ak sih pake bekas tempat permen coklat CHACHA masukin silica gel and keep dry.

Edifier H185

SOUND QUALITY

Earbud Edifier sudah di burn mungkin lebih dari 100jam, dan hasilnyaa.. hmmm…gk sabar yaa?

Ok, suara yang dihasilkan Edifier H185 ini detailed, mid dan vokal yang pas, bass cukup besar tapi gk mendem. Banyak yang bilang ini adalah earbud All Around, artinya bagi anda sekalian yang demen gonta-ganti genre lagu, gk masalah smua dapat dilahap oleh Edifier H185 ini. Salah satu kesukaan ane sih detailed, ternyata memang benar.

Ak coba test dengan lagunya Panic At The Disco – Northern Downpour kualitas MP3 320kbps 6.6Mb dan cuma pakek player bawaan Blackberry 9350. Ok lalu apa saja yang ak dengar? pertama jelas suara intro gitar masuk di sebelah kanan kuping, lalu vokalis mulai masuk di sisi kiri, dan diiringi juga dengan piano. Ketika drum sudah masuk, melody gitar juga sudah masuk bersama dengan bass smua dapat kita rasakan lepas seperti berjalan sendiri-sendiri. Betapa detilnya masing-masing instrumen musik yang disuguhkan pada lagu tersebut. Staging lebar kita dapat merasakan kanan kiri depan di dukung dengan depth cukup sehingga terkesan kita lagi berada di tengah-tengah Panic At The Disco rekaman 😀 Karakter vokal baik vokal 1 dan vokal 2 yang basah membuat artikulasi jelas, kalo kata dalam bahasa inggris plural atau jamak pake S jelas dapat kita dengar, bahkan breathy vokalis pun mampu keluar dengan cukup jernih. Disini separasinya memanjakan antara instrument gitar, electric guitar, piano, bass, drum and simbal disajikan cukup detil jadi bisa ngrasain brapa orang yang main.

Untuk lagu kedua, yaitu dengan mendengarkan lagunya Daft Punk – Something About Us file MP3 320kbps 8.8Mb. Cukup deep dentuman bass-nya, mengingat ini adalah Earbud. Dan terasa pass tidak menutupi detil suara instrumen lain.kebetulan ak bukan basshead jadi ak rasa bass segini udah cukupanlah.

Dan untuk lagu terakhir ak coba dengan lagu rock-nya In This Moment-Forever file MP3 320kbps 8.0Mb. Hasilnya cukup wahh banget distorsi dari efek gitarnya jelas, hentakan drum yang dapat diakomodasi dengan respon yang cepat oleh Edifier H185. Untuk genre Rock-Metal ternyata juga dapat dilibas dengan baik meskipun karakter suara vokalis yang melengking tidak membuat kuping kita tertusuk dengan nada-nada tingginya. Di lagu ini fungsi speed diuji, meskipun speed kenceng dan genre yg memang minim bass dapat diselaraskan dengan baik.

Edifier H185 Detil bud

KESIMPULAN

Yupp, Pertama Edifier H185 ini menjawab semua kebutuhan saya sebagai penikmat music All Around. Yang kedua, perlu ak acungi jempol untuk kemampuan micro detail-nya. Dan yang ketiga, midbass yang cukup pass. Gak nyesel deh beli and nunggu Edifier ini kelar burn selama 4 hari:). Dengan harga Rp 140.000,- ak rasa gk kemahalan demi memberi asupan suara yang berkualitas untuk kuping kita. .hehe..

Pros

– Detailed, separasi, staging, Clarity maknyuss

– Design atraktif

Cons :

– Tidak disarankan bagi penikmat bass (basshead akut)

Advertisements

50 thoughts on “[Review] Edifier H185 Earbud

  1. Halo, mau nanya donk… kebetulan baru 5 menit yg lalu klik pesen barang ini… katanya ada noise cancelation…bener ga? atau minimal kerasa ga fitur ini? thx. Reno

    • Untuk penikmat basshead saya rasa sih cari yang tipe In Ear Monitor (IEM) bukan yang Ear Bud kali yahh..hehe
      Dulu waktu pake Ear Bud Samsung Keong sih udah cukupan, murah dan bass dapet.
      Tapi kalo mas Izha ada budget lebih bisa cobain IEM besutan VSONIC GR02 Bass Edition.
      Katanya sih bagus, coba Googling aja mas soal reviewnya 🙂

  2. Arjun says:

    numpang tanya gan, ane udah muter2 cari review dan perbandingan antara H180 sama H185, tapi kebanyakan sih bilang kelebhannya 185 di fast, akhirnya ane beli 185. nah pertanyaan ane, sebagai penikmat musik rock, metal, sama progressive metal, mendingan mana nih, 185 atau 180? soalnya ada rasa gimana gitu karena waktu beli kagak ada testernya di toko…
    makasih gan, jawabannya ane tunggu…

    • Banyak orang menyebutkan ini Earbud All Around, yang artinya cocok untuk musik ber-genre apapun. Tapi menurut ane pribadi untuk musik rock-metal sih kalo dibandingin ama H180 tetep milih H185 sih, memang benar di fast-nya itu H185 dapat menyajikannya dengan cukup baik daripada H180. Lagian, kedalamannya juga lebih terasa H185, jadi mau musik rock-metal atau musik lain kalo kedalamannya kurang kan juga akan terasa flat/datar. Secara sederhananya saja, H185 adalah versi penerus dari H180 sehingga banyak fitur yang diperbaiki atau diperkaya lagi pada Edifier H185.

  3. Dharma says:

    om, h185 ini bassnya deep nggak? Kurang suka bass yang terlalu eksplosif sih. Sama minta impresinya dong om kalo buat mainin lagunya Fourplay – Amoroso sama LP Septet – Cumulus, bassnya masih tetep kerasa kan? Kalo deep dan detail boleh nih. hehe

    • ijin komen ya, menurut ane sih kurang deep (ane dulunya biasa pake Sennheiser HD202) tapi responnya fast, jadi buat dipake lagu rock hentakannya dapet. detailnya sih bagus, separasi sama staging juga cukup dah. cuma menurut ane sibilance jadi kerasa banget di beberapa lagu (terutama mp3 dibawah 320kbps), sementara di lagu-lagu flac malah jadi bikin merinding.

      • Terima kasih mas gan, memang bassnya tidak deep, apalagi kalo dibandingin dengan HD202, oleh karena itu kalo mengejar bass memang lebih cocok menggunakan IEM atau headphone. Secara garis besarnya Edifier H185 ini lebih mengunggulkan detil output suara yang dihasilkannya 🙂

  4. hakan says:

    om saya udah beli edi h185 hampir 2 minggu dan burn in berkala mungkin dah >100 jam..tapi suara yg dihasilkan ga seperti review yang saya baca di kaskus dll..sebelumnya saya memakai senn mx-170 tapi karena banyak yg review edi h185 suaranya jauh diatas mx-170 malah lebih bagus dari seri di atasnya (470-580) series saya sangat tertarik..tapi yang saya rasakan ga sebagus review2 yg saya baca bahkan over all belum lebih bagus dari mx-170..suara (bass & treble) masih lebih besar mx-170 dari pada edi ini bahkan staging pun kayanya masih luasan mx-170 vokalnya edi juga agak lebih mundur…plusnya edi yang saya rasakan bassnya sedikit lebih deep aja…keseluruhan suara edi h185 terasa agak mendem sedangkan mx-170 lebih ngebright…bisa minta tolong penjelasanya om?? soalnya ini masih jauh dibawah ekspektasi saya yang sudah baca review sana sini…salam hangat & tks..

  5. Duns says:

    Bung Yogi, apakah rekomended untuk lagu bergenre jazz? yang saya butuhkan adalah detail tiap instrument bisa keluar dan stagging yang berimbang antar instrument. Kira2 edi h185 ini cukup mumpuni kah? Misal lagu-lagu snarky puppy yang notabene banyak instrument. Terima Kasih sebelum nya

  6. Tjues Aryo says:

    Lagi nyari2 review buat Edifier, eh, nemu blog ini. Mau nanya, ear bud itu kalo buat jogging gampang lepas ga ya? atau lebih aman pakai IEM? Makasih

    • Kalo buat jogging sih enak2 aja kok aman gk lepas tergantung playernya jg kalo dia gk goncang naik turun narik kabel earbud-nya ini aman2 aja..mungkin size lubang kuping kita beda2 jg yaa..kalo lebih besar yaa bs jatuh mas 🙂

    • Dulu sempet mau beli yg cowon sih, emang lebih murah, tp kok kayaknya saya lebih cocok dgn Edifier H185 ini, dari segi design sampe output yg d hasilkan, tapi kembali k selera masing2 lebih baik nyobain dl deh mas supaya bs ngrasain..heehe

    • Menurut ane sih lebih OK Edifier H-185 ini gan kalo dibanding Senheisser seri MX170, kecuali seri diatas MX-3xx atau MX-4xx yaah 😛
      Lahh emang gan, ini Edifier H-185 tuh Earbud bukan IEM..hehe..so far nyaman aja berlama-lama pake earbud ini..hehe

  7. agung says:

    saya baru beli H-185P sarannya biar enak didenger gimana yaa,. pas nyoba yang tester nyaman bgt,. tp pas baru buka segel kurang pass

  8. Klem says:

    Mas, sy dulu punya edi H185 tp udh dikasih ke temen. Nah semalem browsing lihat senn mx580 kok dr review2nya ane tertarik. Mnta tolong komparasi H185 dgn MX580 dong mas (kalau masnya udh pernah coba keduanya/ pernah dgr2 dr tmen) hehe mksh

  9. lutfi says:

    Mas mau nanya..
    Saya beli edifier udah dari 3 minggu lalu. Baru beli langsung burn kira2 4 jam sehari. Selama 3 hari..

    Setelah pemakaian reguler (cuma buat berangkat sama pulang kampus) selama 3 minggu ini kaya ada suara pecah dikanannya doang yah? Itu harus di burn lagi apa gimana?
    Edifier itu ada service centernya ga sih untuk earphone? Googling sih baru yg speaker. Itupun udah tutup sekarang -_-

  10. Al says:

    Mas mau tanya saya penyuka music di aliran yg agak keras. Seperti miss may i, beside,burgerkill, tapi terkadang saya juga pindah ke rock n roll sprti the S.I.G.I.T
    Pertanyaan saya lebih baik mana h180 atau h185

    Dan apa kekurangan dan kelebihan dari earphone yg saya bandingkan diatas?

  11. Patar says:

    Bro Wihgi,
    Ane kan baru beli earbud h185p secara online nih… mau tanya, untuk outputnya apakah lebih besar yang disebelah kanan ya? apa itu normal?
    thx bro 🙂

  12. Klo boleh tau Agan burningnya pake laptop, dap, ato hp ?.. Soalnya saya udah 3 kali beli earbud mx170,h180, sma baldoor e100. Setelah diburning 4 harian pake hp kok malah suaranya jadi kecil. Ane jd trauma mau beli earbud lagi. Takut kejadian tsb terulang. Pdhl gk prnah ane full in vol. Nya mksimal paling 70 %

    • Pake HP N73ME yang tahan lama dan memang music edition lebih bagus memang fitur musicnya, kalo ada DAP lebih bagus lagi. Saran saya sih pake alat yang memang khusus utk music saat burning gan 🙂

Silakan Komen

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s