NOKIA N73 Music Edition: Mengenang Kembali Kehebatan Smartphone Symbian Nokia Part II

Hello..Hello..

Kali ini aku akan kembali melanjutkan apa yang sebelumnya sudah aku janjikan. Yaitu meneruskan pembahasan Nokia N73 Music Edition yang sebelumnya aku sudah bagikan pengalamanku tentang kesan pertama dari ‘eksterior’ Nokia N73 Music Edition pada artikel sebelumnya di SINI.

Pada ulasan kali ini aku bakal share tentang fitur-fitur unggulan Nokia N73 Music Edition. Fitur-fitur unggulan yang saya maksud di sini adalah fitur bawaan (default) bukan merupakan 3rd party application yaa gaez..

N73000007

1. Music Player

Lain cerita kalo ini adalah Nokia N73 original version, karena dengan embel-embel Music Edition sudah jelas pasti ada yang beda. Mari kita lihat fitur Music Player pada Nokia N73 Music Edition ini.

The Music Edition also includes a 2 GB memory card and the phone is completely black. The music player on the Music Edition supports album art and visualisations, while the regular N73 does not. –Wikipedia

kolase 1

Adanya tombol di sebelah kanan keypad dengan ikon Notasi Musik menegaskan bahwa tombol itu adalah shortcut menuju lagu yang sedang atau baru saja kita putar. Konon tombol inilah yang menjadikan handphone yang diidolakan banyak kaum muda saat itu. Tidak hanya kalangan pebisnis, konglomerat, pejabat yang notabene sudah berumur saja yang disasar oleh Nokia N Series, tapi nampaknya kaum muda berduit pun juga ikut digarap Nokia saat itu, yaa..

Pada saat masuk menu musik, ada 6 pilihan diantaranya All Songs, Playlists, Artists, Albums, Genres, Composers. Pada opsi All Songs memuat semua file lagu mp3 berdasarkan abjad yang kita masukkan ke dalam Mini SD Card. Bahkan file ringtone pun akan jadi satu disini. Oleh karena itu, N73 Music Edition ini menyediakan opsi Playlists sehingga kita dapat membuat sendiri list lagu favorit kita. Saran aku sih kita buat Playlists yang mendukung moods kita, misal kita buat Playlists dengan nama Workhard. Lalu kita pilih lagu-lagu yang mampu memberi semangat ketika kita sedang bekerja. Lalu bilamana kita membutuhkan lagu pengantar tidur, kita dapat memasukkan playlists lagu-lagu yang ber-genre smooth jazz misalnya.N73000008Sedangkan opsi Artists, Albums, Genres, Composers adalah pilihan dimana kita melihat lagu dari musisi/penyanyinya, dari albumnya, dari aliran musiknya, atau dari pengarangnya. Ini berhubungan dengan file mp3 yang kita masukkan, pada kenyataannya sering kita jumpai file tersebut tidak lengkap data detailnya, misal kadang tidak ada alirannya (genre) atau info albumnya. Jadi ketika kita pindahkan ke N73 Music Edition juga tidak terbaca. Tipsnya sih kalo mau masukin lagu dari PC/Laptop lebih baik check properties dulu, isi data-datanya dulu kalo memang belum lengkap. Jangan terburu-buru langsung kita pindahkan. Termasuk album art yah, karena di Nokia N73 Music Edition ini Music Player-nya sudah support Album Art. Mungkin Album Art ini sudah sering kita jumpai pada aplikasi di smartphone sekarang ini, tapi jaman dulu tidak semua music player menyediakan album art. Meskipun kita dapat merubah Album Art pada Nokia N73 Music Edition ini, tapi kan aneh juga kalo kita isi dengan foto-foto kita, alangkah baiknya kita dapatkan memang design asli cover album lagu tersebut.

Kita juga dapat melihat informasi lengkap mengenai semua musik yang ada di dalam Nokia N73 Music Edition ini dengan memilih Music Library Details. Pada fitur tersebut kita akan mendapatkan informasi jumlah lagu, Durasi, memori handphone yang tersisa, memori eksternal yang tersisa, dan waktu terakhir kali di-refresh untuk update isi lagu-lagu pada Nokia N73 Music Edition ini.

kolase 2

Fitur yang lebih keren lagi adalah ketika lagu yang kita pilih sedang kita putar dapat dimainkan dengan modus acak (Shuffle), diulang pada lagu yang sama (Repeat Song), atau mau mengulang semua lagu yang kita putar sampe battery abis juga bisa dengan pilihan Repeat >> All. Meskipun ini adalah music player yang tertanam pada sebuah handphone, Nokia tidak lupa menyematkan opsi Equalizer, yang berisi Default, Bass Booster, Classic, Jazz, Pop, atau Rock. Memang tidak seperti Equalizer pada aplikasi smartphone sekarang yang dapat kita set preset sesuai keinginan kita (Custom). Fungsi Equalizer ini sangat terasa apabila kita mendengarkan menggunakan headset yang dibawakan oleh Nokia N73 Music Edition. Tepat di bawah fungsi Equalizer ada fitur bernama Start Visualisation yang berfungsi mengubah Album Art menjadi tampilan animasi sound, yang dibawakan ada dua pilihan, yaitu Oscilloscope dan Spectrum. Jika kita bosan dengan gambar diam pada Album Art tidak ada salahnya kita mencoba refreshing tampilan visual music player ini. Mungkin kita mau mencoba sensasi suara dual stereo speaker yang ditawarkan pada Nokia N73 Music Edition, kita bisa masuk menu Option>>Audio Setting. Pada menu tersebut ada 3 opsi yang dapat kita atur Balance-nya mau centre pada kedua speaker, atau mau condong ke salah satu speaker bisa kita geser ke Left ato Right. Stereo Widening dapat kita nyalakan untuk menambah luas penyebaran suaranya, dan Loudness yang bisa membuat suara lebih ‘gahar’ di telinga kita.

Nokia N73 Music Edition juga menawarkan opsi fitur berbayar seperti Go To Music Shop untuk browsing lagu-lagu atau ringtone yang dapat kita beli. Yang terakhir tentu saja kita dapat menjadikan lagu yang ada di Nokia N73 Music Edition ini menjadi ringtone panggilan masuk.

2. RADIO

Nokia N73 on Radio

Jika kita menahan tombol music beberapa detik saja, kita akan langsung masuk pada fitur Radio di N73 Music Edition ini. Ada beberapa fitur yang menarik pada Radio N73 Music Edition ini.

Yang pertama adalah kita dapat menyimpan stasiun radio favorit kita dengan cara pilih Option>>Save Station. Nokia N73 Music Edition ini menyediakan hingga 20 stasiun radio yang dapat kita simpan. Kita dapat me-rename stasiun radio sesuai keingingan kita. Bila kita sudah memiliki daftar stasiun radio yang kita simpan, kita tidak perlu menekan tombol next berulang kali, cukup menekan angka pada keypad untuk langsung menuju saluran stasiun radio yang kita simpan tadi.

N73000028

Activate loudspeaker berguna ketika kita mau berbagi kepada orang sekitar kita saat mendengarkan radio. Kemudian saat speaker aktif untuk mendengarkan radio bukan berarti kita tidak dapat membalas sms sambil mendengarkan radio, kita dapat meminimalkan fitur radio dan melakukan aktifitas lain atau mau membalas sms juga bisa, istilah kerennya sekarang adalah multitasking. Caranya tekan Option>>Play in Background akhirnya informasi radio akan nampak pada layar utama beserta nama stasiun radio yang sudah kita simpan. Pada pilihan Setting ada 3 pengaturan yang dapat kita sesuaikan  seperti Start-up Tone yaitu semacam jingle pembuka ketika masuk ke Radio sebelum mendengarkan suara siaran radio. Auto-Start Service berfungsi untuk meminta agar layanan Visual Radio aktif secara otomatis apabila memilih salah satu stasiun tersimpan yang menawarkan layanan Visual Radio. Yang terakhir adalah Access Point untuk mengatur koneksi internet operator dari provider yang kita gunakan agar dapat menikmati Start Visual Service. Semacam penyajian konten visual untuk radio namun berbayar. Kebetulan aku tidak mengaktifkan internet, jadi tidak memanfaatkan fitur tersebut.

N73000027

Kita tidak perlu bingung bagaimana ketika kita lagi asik mendengarkan musik ataupun radio dengan headset kesayangan kita, lalu tiba-tiba kita ada panggilan masuk? Tenang saja, dengan Nokia AD-41 audio adapter, kita dapat mengatasinya hanya dengan satu tombol, lalu dengan otomatis musik atau radio berhenti dan panggilan mulai masuk. Selain itu dengan Nokia AD-41 kita dapat mengendalikan fungsi navigasi audio kita. Memang cukup canggih kala itu 😀

OK, baiklah.. Aku rasa cukup segini dulu lanjutan review Nokia N73 Music Edition part II ini, kita lanjut review Nokia N73 Music Edition part III yang akan membahas fitur unggulan satunya lagi yaitu kamera dan video. Sebagai penutup, mari kita lihat bagaimana fitur music dan radio pada Nokia N73 Music Edition ini.

Advertisements

2 thoughts on “NOKIA N73 Music Edition: Mengenang Kembali Kehebatan Smartphone Symbian Nokia Part II

Silakan Komen

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s